DEEP GORONTALO : Kami minta Bawaslu untuk konsen pada pedoman pembentukan Panwaslu

  • Bagikan

kliksajasulutgo.co | Gorontalo – Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Gorontalo menghadiri undangan Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Provinsi Gorontalo yang diselenggarakan di El-Madina Hotel Gorontalo. (30/09/2022)

Agenda kegiatan yang dibuka langsung oleh ketua Bawaslu Provinsi Gorontalo Idris Usuli tersebut membahas terkait keterlibatan lembaga pemantau dan tokoh pemuda pada langkah-langka pencegahan menjelang pemilu 2024 nanti.

Dalam sesi diskusi pada materi Anggota Bawaslu Ini Lismawy Ibrahim dan KPU bapak Sopian Rahmola, Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Gorontalo yang diwakili oleh sekretaris Provinsi Wulandari Ney mendorong Bawaslu untuk konsisten dan taat pada pedoman pembentukan panwaslu kecamatan.

Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Gorontalo  mengapresiasi Kabijakan BAWASLU melalui Surat Keputusan Ketua BAWASLU RI nomor 314 tahun 2022 tentang pedoman pembentukan panwaslu kecamatan. Dalam pedoman tersebut, pada samua tahapan perekrutan, hingga komposisi 3 anggota panwaslu kecamatan, harus memperhatikan paling sedikit 30℅ keterwakilan perempuan. Tentu kami berharap ini bisa direalisasikan secara nyata. Karena Jika ini bisa terealisasi secara maksimal maka akan ada paling sedikit 77 orang perempuan yang terlibat langsung dan berkontribusi nyata pada pamilu 2024 nanti, yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Gorontalo. – jelas Wulandari Ney , sekretaris DEEP

Image istimewa : Wulandari Ney, S.Ps

DEEP juga meminta untuk ini manjadi salah satu konsen Bawaslu serta DEEP akan ikut dan terus mengawal perihal perekrutan panwaslu kecamatan ini khususnya keterwakilan permpuan pada lembaga penyelenggara adhoc (Panwaslu Kecamatan).

Kami berharap ini menjadi konsen kita bersama, DEEP dalam hal ini akan ikut mengawal keterwakilan perempuan paling sedikit 30℅ pada lembaga penyelenggara adhoc Panwaslu Kecamatan ini. Karena Jangan sampai hal ini hanya manjadi jargon atau hanya sifatnya admintratif dan hanya sekedar pemenuhan saja pada saat pendafataran. – tambahnya

DEEP juga menjelaskan bahwa jika mengikuti alur dari pada pedoman, maka keterwakilan paling sedikit 30% perempuan akan terealisasi secara maksimal.

Kalo kita mengikuti alur dari pedoman tersebut, maka bisa dipastikan paling sedikit 30℅ keterwakilan perempuan pada anggota panwaslu kecamatan bisa terpenuhi secara maksimal. – tutupnya

Masukan Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Gorontalo ditanggapi positif oleh anggota Bawaslu yakni ibu Lismawy Ibrahim.

  • Bagikan